11 Desember 2016

Beternak Kambing dan Domba Cepat Gemuk, Tahan Penyakit, Bebas Bau


Oleh : Mahmud Efendi, S.Tr.Pi
(Penulis Buku Beternak Kambing dan Domba Cepat Gemuk, Tahan Penyakit, Bebas Bau)






Untuk mendapatkan Buku Tersebut Silahkan Menghubungi :
Pemasaran Agromedia Pustaka :
Jl. Kelapa Hijau No.22 Rt.006/03 Jagakarsa
Jakarta Selatan 12620
Telp. (021) 7888 1850, Fax. (021) 7888 1860
E-mail : pemasaran@agromedia.net



Peternakan kambing/domba identik dengan bau dan jorok. Karena itu, jarang sekali peternakan ruminansia ini yang berada dekat dengan pemukiman warga. Belum lagi, pakan hijauan yang harus disiapkan setiap hari membuat orang enggan menjalani usaha ini. Sebenarnya, ada cara untuk mengatasi agar pakan hijauan tidak perlu dicari setiap hari, serta bagaimana mengatasi bau peternakan agar tidak lagi menyengat, sehingga bisa diaplikasikan di lahan samping rumah. Kuncinya terletak pada konstruksi dan sanitasi kandang yang baik, serta pemberian pakan pelengkap berupa pakan fermentasi dari bahan-bahan yang mudah ditemukan seperti gedebog pisang atau jerami yang ditambahkan dengan suplemen probiotik, tanpa harus mengandalkan pakan hijauan.

Probiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lainnya. Jenis bakteri asam laktat (lactic acid bacteria –LAB) sebagai mikroba paling umum digunakan dan sudah dijual bebas di pasaran. Karena itu, bakteri ini tidak berbahaya digunakan, karena LAB telah banyak dipakai dalam industri makanan karena mampu untuk mengubah gula (termasuk laktosa) dan karbohidrat lain menjadi asam laktat.
iv
Di dalam probiotik yang digunakan pada proses fermentasi pakan, terdapat mikroorganisme alami yang menjadi pengurai amonia pada kotoran kambing, sehingga kotoran lebih aman ketika dimanfaatkan sebagai pupuk organik di lahan pertanian, udara di sekitar kandang pemeliharaan kambing tetap terasa segar, dan kambing menjadi tidak mudah terserang penyakit. Buku ini menjelaskan segala hal tersebut, dari cara membuat pakan fermentasi sebagai pengganti pakan hijauan menggunakan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat, tetapi tetap mampu mendongkrak pertumbuhan ternak dan tidak menimbulkan bau. Disajikan pula cara ampuh menanggulangi hama dan penyakit pada kambing dan domba—tentu saja dengan menggunakan ramuan alami/herbal, cara membangun konstruksi kandang yang tepat agar sirkulasi berjalan lancar, cara memanfaatkan kotoran dan urine ternak untuk dijadikan pupuk organik pertanian, serta teknis perawatan lainnya lengkap dengan analisis usaha.

Harapan kami, semoga buku ini dapat bermanfaat bagi dunia peternakan, khususnya peternakan kambing dan domba, sehingga bisa menjadi usaha alternatif bagi petani agar lebih sejahtera. Bagi kami, memulai usaha peternakan tidak melulu rumit dan mahal, kami sudah membuktikannya. Salam Petani Mandiri dan Sejahtera

Beternak Ayam Broiler Tanpa Bau Tanpa Vaksin

Oleh : Mahmud Efendi, S.Tr.Pi. (Penulis Buku Beternak Ayam Broiler Tanpa Bau Tanpa Vaksin)


Cover Buku


Untuk Medapatkan Buku Tersebut Silahkan Menghubungi :
Pemasaran Agromedia Pustaka:
Jl. Kelapa Hijau No.22 Rt.006/03 Jagakarsa
Jakarta Selatan 12620
Telp. (021) 7888 1850, Fax. (021) 7888 1860
E-mail : pemasaran@agromedia.net







Timbulnya bau di kandang ayam broiler yang menyengat sering kali menjadi masalah yang serius bagi peternak, apalagi kandang ayam berada pada lingkungan permukiman penduduk. Selama ini masyarakat beranggapan bahwa, idealnya kandang ayam broiler berada jauh dari pemukiman penduduk. Masyarakat khawatir ketika jarak lokasi peternakan terlalu dekat dengan rumah akan memberikan dampak buruk, seperti bau yang menyengat dari kandang, lalat yang menyebar ke permukiman, dan penyebaran penyakit flu burung. Kekhawatiran masyarakat bertambah besar ketika peternak tidak rajin untuk membersihkan kandang, sehingga kotoran ayam akan menumpuk dan sulit untuk dibersihkan.






Pada dasarnya, bau yang timbul dari kandang ayam broiler disebabkan oleh, konstruksi kandang  dan tempat penampungan kotoran yang tidak benar. Penyebab lainnya, yaitu ketika konsumsi pakan mulai meningkat pada umur diatas dua mingguan membuat kotoran yang dikeluarkan oleh ayam pun semakin banyak dan berpotensi menimbulkan bau. Karena itu, merupakan tantangan tersendiri bagi peternak untuk bisa beternak ayam dengan membuat kandang di halaman rumah yang bebas bau serta tidak mengganggu kenyamanan di lingkungan sekitar. Selain masalah bau di kandang, peternak ayam juga harus menghadapi tantangan biaya pakan yang cenderung terus meningkat. Tak dapat dipungkiri, biaya pakan merupakan faktor utama bagi  peternak dalam mengembangkan usahanya. Karena itu,   diperlukan pula metode beternak yang hemat biaya pakan dengan tetap menghasilkan ayam yang berkualitas.

Melihat kondisi tersebut, kami mencoba memberikan tip dan trik kepada peternak untuk bisa memelihara ayam broiler di pekarangan rumah yang hemat biaya pakan, bebas polusi, dan bebas bau. Kami telah lama beternak ayam pedaging di pekarangan rumah dengan konsep
ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau.

Buku yang sedang anda pegang ini akan menjelaskan mengenai cara beternak ayam broiler dilahan sempit lengkap dengan tahapan membuat pakan hasil racikan sendiri dengan  fermentasi yang mampu menambah bobot daging  ayam broiler serta tidak menimbulkan bau.

Buku ini juga menjelaskan cara membuat ramuan herbal dengan bahan tradisional yang mudah didapat, cara menanggulangi hama penyakit yang menyerang ayam broiler, cara membangun konstruksi kandang yang tepat, dan cara memanfaatkan kotoran ternak untuk pupuk organik pertanian serta sumber bahan baku pakan lele organik. Tidak lupa pula, buku ini menjabarkan teknis perawatan lainnya yang juga dilengkapi dengan analisis usaha. Kami

berharap, semoga pengalaman kami dalam buku ini dapat bermanfaat bagi dunia peternakan, khususnya peternakan ayam broiler. Salam Petani Mandiri dan Sejahtera.

28 Januari 2016

Pengumuman Kelulusan Pendaftar PPB (Penyuluh Perikanan Bantu) Tahun 2016

JAKARTA (27/1/2016) www.pusluh.kkp.go.id
 Sebagai tindak lanjut dari pengumuman Pusat Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan Nomor : 806/BPSDMP KP.04/TU.210/XII/2015 tanggal 4 Desember 2015, bersama ini kami informasikan hal-hal sebagai berikut :
1.    Pusat Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat – BPSDMP KP melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal KKP a.n. Menteri Kelautan dan Perikanan, telah menetapkan Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) sebagai tenaga pendamping Program-Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan di kabupaten/kota Tahun 2016;
2.    SK PPB dan surat pengantar penugasan selengkapnya dapat diunduh oleh masing-masing PPB,  kemudian mohon agar disampaikan kepada Kepala Dinas yang menangani kelautan dan perikanan di kabupaten/kota sesuai wilayah penugasan masing-masing untuk mempercepat proses penugasan sebagai Penyuluh Perikanan Bantu di lapangan;
a.     SK PPB selengkapnya dapat diunduh pada url :
b.    Surat Pengantar dapat diunduh pada icon unduh dibawah.

3.    Bagi nama-nama yang tercantum dalam lampiran SK harus melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
a.     Melaksanakan tugas pokok sebagaimana poin-poin yang tercantum dalam SK dengan masa kerja 12 bulan terhitung 5 Januari sampai dengan Desember 2016;
b.    Melaksanakan tugas pada Dinas Kelautan dan Perikanan/Instansi yang menangani perikanan di kabupaten/kota sesuai lokasi penempatan PPB;
c.     Mengirimkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) dari Dinas Kelautan dan Perikanan/Instansi yang menangani Kelautan dan Perikanan sejak terhitung mulai tanggal PPB bekerja di lokasi penempatan;
d.    Berkomunikasi dengan Penanggungjawab Pemeriksa dan Pengadministrasi Laporan PPB sesuai dengan wilayahnya;
e.     Menyampaikan laporan tertulis kepada Kepala Pusat Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat KP u.p. PJ masing-masing sebagaimana yang terdapat pada Pedoman Kerja PPB (dicap dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan setempat) paling lambat tanggal 5, bulan berikutnya dikirimkan kepada Kepala Pusat Penyuluhan KP dengan alamat Gd. Minabahari III Lantai 6, Jl.Medan Merdeka Timur N0.16, Jakarta Pusat, Jakarta 11011, dan dikirim juga melalui email Penanggungjawab PPB sesuai wilayah provinsi masing-masing (Nama PJ terlampir);
f.       Melakukan daftar ulang bagi nama-nama yang tercantum dalam SK dengan mengisi biodata pada form online sebagaimana url berikut :http://goo.gl/forms/Pej3Kuo1KE
g.     Mengunduh Pedoman Kerja PPB yang akan diinformasikan pada minggu pertama` Februari 2016;
h.    Bersedia mengikuti perkembangan informasi melalui website Pusluhdaya KP (www.pusluh.kkp.go.id) terkait kebijakan kelautan dan perikanan terkini maupun informasi lainnya yang berkaitan dengan hak dan kewajiban Penyuluh Perikanan Bantu Tahun 2016;
Segala informasi yang berkaitan dengan Penyuluh Perikanan Bantu Tahun 2016 hanya kami umumkan melalui website Pusluhdaya KP.
Daftar Nama PJ PPB Tahun 2016
No
Wilayah
Nama PJ
No HP
Alamat email
1.
Aceh,  NTB, Sulawesi Barat
Cece Sudrajat, S.St.Pi, M.AP
087818272728
pjppb1@gmail.com
2.
Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Maluku, Banten
Bambang Rohadi Nugrahono
081285378806
pjppb2@gmail.com
3.
Lampung, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara
Riza Satriawan, S.S.T.Pi
082166734742
pjppb3@gmail.com
4.
Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo
Ridwan Purnama, S.ST
081212113919
pjppb4@gmail.com
5.
Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Papua Barat, DIY, Riau
Bagus Baruno, S.Pi, M.Si
081219420371
pjppb5@gmail.com
6.
Jambi, Jawa Timur,
Ratih meyrnawati, SE
081293934426
pjppb6@gmail.com
7.
Kalimantan Timur, Bengkulu, Bali,  Kalimantan Utara, NTT, DKI Jakarta
Ginanjar Imamil Fauzi, S.Pi, MP
085221135393
pjppb7@gmail.com
8.
Bangka Belitung, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah
Ferdian Nugraha, S.St.Pi
081213229805
pjppb8@gmail.com
9.
Maluku Utara, Jawa Barat, Papua
Fitra Aditama, S.St.Pi
081284714308
pjppb9@gmail.com


02 Desember 2015

TINGKAT KONSUMSI IKAN DI TEMANGGUNG BISA DINAIKKAN DENGAN PENYULUHAN GEMARIKAN

Oleh : Mahmud Efendi, S.Tr.Pi.(Penyuluh Perikanan Temanggung)
                                                                                           
Tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih rendah yakni hanya 35 kilogram per kapita. Kondisi ini, menyebabkan rendahnya IQ masyarakat Indonesia dibanding negara Asia Tenggara lainnya. Bahkan Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Sadullah Muhdi, IQ rata-rata warga Indonesia masih dibawah rata-rata negara Asean. IQ rata-rata Indonesia, hanya sama dengan Laos dan Kamboja. (http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/06/30/nqqwe2-konsumsi-ikan-rendah-iq-indonesia-di-bawah-asean). Padahal konsumsi ikan di Malaysia 56 kg/kapita/tahun, sedangkan di Singapura sebesar 80 kg. Negara tertinggi konsumsi ikan adalah Jepang 110 kg, disusul Korea Selatan 85 kg, Hongkong 85 kg dan Amerika Serikat 80 kg. (http://analisadaily.com/riau/news/tingkat-konsumsi-ikan-di-riau-rendah/165415/2015/08/29)
Selain tercermin dari tingkat kecerdasan, rendahnya konsumsi ikan warga Indonesia pun terlihat dari rata-rata tinggi badan masyarakat Indonesia yang tidak tinggi.  Padahal masih sangat banyak manfaat lain dari ikan yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Ikan merupakan sumber gizi hewani yang sangat potensi untuk membangun kecerdasan, pertumbuhan, dan stamina. Sebagai contoh, kepala ikan mampu mencegah osteoporosis. Tulang ikan mengandung Calcium, Phospor, dan Vitamin D yang menguatkan tulang manusia. Sedangkan daging ikan mengandung protein tinggi, yakni banyak mengandung asam amino esensial, yang sangat baik bagi kecerdasan.
Dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2014, Pemerintah menetapkan tanggal 21 November sebagai Hari Ikan Nasional. Pelaksanaan Hari Ikan Nasional ini salah satunya diselenggarakan di Kabupaten Temanggung dengan melaksanakan Acara Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Pelaksanaan Gemarikan di Temanggung di Pusatkan di Pasar Ikan Dangkel pada hari Minggu, 29 November 2015 kemarin. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Tengah dengan Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Temanggung yang dibantu pelaksanaannya oleh Para Penyuluh Perikanan Kabupaten Temanggung.
Bupati Temanggung, DPRD dan SKPD Terkait Menghadiri Acara Gemarikan
Di Pasar Ikan Dangkel Parakan

 Pelaksanaan kegiatan penyuluhan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan konsumsi ikan memang semestinya dilakukan sejak dini. Penumbuhan kesadaran ini memang harus segera dilaksanakan agar konsumsi ikan nasional bisa segera ditingkatkan. Penumbuhan kesadaran ini salah satunya bisa dilakukan melalui  pelaksanaan penyuluhan yang mau tidak mau suka tidak suka harus lah melibatkan para penyuluh perikanan sebagai garda terdepan dan ujung tombak dalam melakukan perubahan perilaku, sikap dan keterampilan sasaran penyuluhan.
Peserta Anak SD Lagi Makan Ikan

Salah satu kegiatan yang sudah melibatkan para penyuluh perikanan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Temanggung adalah dengan dilakukannya kegiatan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi ikan. Bahkan kegiatan mengkampanyekan Gemarikan ini mulai dilakukan sejak dini dengan melibatkan anak-anak Sekolah Dasar. Usaha ini memang sudah mulai lama dilakukan di Kabupaten Temanggung terbukti dengan telah dibentuknya Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang langsung di Ketuai Oleh Ibu Bupati Temanggung. Semua ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat di sekitar Kabupaten Temanggung.
Acara Kampanye Gemarikan yang sekaligus dibarengkan dengan Hari Ikan Nasional di Kabupaten Temanggung ini antara lain bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran mengkonsumsi ikan sejak mulai dini dengan melibatkan siswa Sekolah Dasar. Sehingga diharapkan bisa terbentuk generasi sehat, cerdas dan kuat akibat makan ikan. Selain itu, untuk sosialisasi dan menyemarakkan Hari Ikan Nasional, acara ini juga dimeriahkan dengan Lomba Mewarnai Gambar Ikan yang dibagi 2 Kategori, mulai Tingkat TK – SD Kelas 3 dan SD Kelas 4 - 6 . Acara kampanye gemarikan juga dimeriahkan dengan Pameran dan Bursa Ikan Hias, Aneka Olahan Produk Ikan yang selama ini merupakan Binaan Penyuluh Perikanan Temanggung, baik Penyuluh Perikanan PNS (PPPNS) maupun Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) yang bekerjasama dengan Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Temanggung, dibawah pembinaan dan naungan Badan Pelaksana Penyuluhan (Bapeluh) Kabupaten Temanggung.
Lomba Mewarnai Perikanan

Kampanye Gemarikan dan Hari Ikan Nasional ini diikuti oleh 200 siswa/i dari SD Negeri Parakan Kauman 6, SD Negeri Dangkel dan SD Remaja Parakan serta dimeriahkan oleh Lagu Anak dan tarian tradisionil yang berasal dari ketiga Sekolah Dasar tersebut. Para peserta dari Sekolah Dasar ini sangat antusias mengikuti acara ini, terutama sesi yang mereka nanti dengan mengkonsumsi Ikan Nila dan juga mendapatkan Suvenir Berupa Tas Bertuliskan Ajakan “AYO MAKAN IKAN”. Tidak kalah serunya kampanye Gemarikan ini langsung dipimpin dan dihadiri oleh Bapak/Ibu Bupati Temanggung yang juga dihadiri oleh Anggota DPRD Temanggung, Ketua Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan) yang Sekaligus Ibu Bupati Temanggung, Perwakilan SKPD, Camat dan Lurah di lingkup Pemerintah Temanggung, Organisasi Wanita serta Kader PKK Kabupaten Temanggung. Semoga dengan kampanye Gemarikan ini Tingkat Konsumsi Makan di Kabupaten Temanggung bisa meningkat. Dan semoga kesadaran ini diharapkan mulai muncul sejak dini ketika generasi muda kita sudah mulai akrab dengan berbagai macam junkfood yang sebetulnya kurang baik bagi kesehatan.Semoga….

                                                      

26 Mei 2015

PELATIHAN BUDIDAYA CACING SUTRA (Tubifex SP)





Jika Ingin Baca Bukunya silahkan copy/klik Link :

https://www.bukalapak.com/p/buku/bisnis/2etmz-jual-buku-cacing-sutera?query=cacing%20sutera&from=list-product



Narasumber Pelatihan Budidaya Cacing Sutera
Kerjasama Manajemen Joglo Cacing dengan (Pengabdian Masyarakat)
IKIP PGRI MADIUN 
Propinsi Jawa Timur
(17 Mei 2015)

Foto Bersama Panitia (Dosen IKIP PGRI MADIUN/Bu Nurul & Bu Linda)


Penyampaian Materi


Praktek Pembuatan Media Budidaya cacing SUtera



Pembuatan Modul Multimedia
Pelatihan Budidaya Cacing Sutera
Oleh PT Chekaz Jakarta (Mitra ANTV/Rekanan Puslat KKP)
Kerjasama Pusat Pelatihan BPSDM KP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Dengan Manajemen Joglo Cacing 
Di Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung
(2 Mei 2015)








Pelatihan Budidaya Cacing Sutera
Diadakan Secara Mandiri Oleh Manajemen Joglo Cacing 
Di Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung
(2 Mei 2015)


Sharing dan Penyampaian Materi

Field Trip dan Diskusi Di Rumah Bapak Agus Tiyoso





Narasumber Pelatihan Formulasi Pakan Ikan
Kerjasama Manajemen Joglo Cacing dengan Dinas Kelautan dan Perikanan
Propinsi Jawa Tengah
(30 April 2015)






Narasumber Pelatihan Budidaya Cacing Sutera
Kerjasama Manajemen Joglo Cacing dengan Badan Penelitian dan Pengembangan
(Balitbang) Propinsi Jawa Tengah
(2 April 2015)






Narasumber Pelatihan Pembenihan dan Budidaya Ikan Lele
Kerjasama Manajemen Joglo Cacing dengan Dinas Kelautan dan Perikanan
Propinsi Jawa Tengah
(12 Maret 2015)




Narasumber Nasional di REIKKA Depok 4 - 6 November 2014

Presentasi Teori dengan Pakar Ikan Hias dari IPB, STP dan Balitbangdias Depok
4-6 November 2014
(Narasumber Nasional di REIKKA Depok 4 - 6 November 2014)

Presentasi Teori dengan Pakar Ikan Hias dari IPB, STP dan Balitbangdias Depok
4-6 November 2014
(Narasumber Nasional di REIKKA Depok 4 - 6 November 2014)

Kunjungan Expatriat dari Prancis ke Miniatur

Kunjungan Peserta ke Miniatur Budidaya cacing SUtera dengan
Wadah Nampan Bertingkat




Agus Tiyoso & Mahmud Efendi (JOGLO CACING) sebagai salah satu Narasumber dalam "Magang Pembenihan Ikan Lele" di Balai Pembenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar, Ngrajeg - Magelang - Jateng, yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan & Perikanan - Propinsi Jawa Tengah
(25 Agustus 2014)
Diikuti oleh Pembenih Lele dari Kab/Kota Se Jawa Tengah

Penyammpaian Teori oleh ke-2 Narasumber Pelatihan Cacing Sutera

Penyammpaian Teori oleh ke-2 Narasumber Pelatihan Cacing Sutera

Praktek dan Melihat Miniatur Budidaya Cacing Sutera
Dengan Wadah Nampan Bertingkat




Agus Tiyoso & Mahmud Efendi (JOGLO CACING) sebagai salah satu Narasumber dalam "Pelatihan Pembenihan Ikan Gurami" di Balai Pembenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar, Muntilan - Magelang - Jateng, yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan & Perikanan - Propinsi Jawa Tengah
(12 Agustus 2014)
Diikuti oleh Pembenih Gurameh dari Kab/Kota Se Jawa Tengah



Dari Kiri Kekanan : Bp Agus Tiyoso (Penemu Budidaya Cacing SUtera dengan Wadah Nampan)
Bp. Kurnia Adi (Bid SDM DKP Prop Jateng) dan Mahmud Efendi (Baju Keki)

Presentasi Budidaya Cacing Sutera Oleh Mahmud Efendi
(Penulis Buku : Beternak Cacing Sutera Cara Modern)

Presentasi Pembuatan Media Budidaya Cacing Sutera Oleh Bp Agus Tiyoso
(Penemu Sistem Budidaya  Cacing Sutera Dengan Wadah Nampan Bertingkat)









Pelatihan Budidaya cacing Sutera Untuk Pakan Benih Lele Organik Bekerjasama Dengan
PT. Medco Energi  Musi Banyuasin Sumatera Selatan Selasa 3 Juni 2014
                                                                                    Kunjungan CSR PT. Medco Energi    
                                                                                  Musi Banyuasin Sumatera Selatan Selasa 3 Juni 2014

Pelatihan Intensive 04.19.2014












Pelatihan Intensive 03.29.2014 Peserta dari Semarang, Surabaya dan Sidoarjo.



Magang dari Anambas Kepulauan Riau (Penganten Baru)


Pembekalan Teori Sebelum Magang Dari Anambas dan Praktek Panen Cacing Sutera (Mas Tiyo dan BU Tiya)

Pelatihan budidaya CSNB untuk Kelompok / Grup Privat para pendidik SMKN 4 - kab. Kendal.
Pasangan dari Pekan Baru yang "bersemangat" untuk belajar budidaya CSNB & packing CaSut. Dari Tembilahan Riau
Pak Yusuf Dari Tembilahan Riau (ANDALAS CENTRAL CACING)



Peserta dari Bogor, Sragen, Kediri, Banyuwangi, dan Ternate.Pelatihan Intensive 04.19.2014 








Para Peserta Pelatihan Budidaya Cacing Sutra dengan nampan bertingkat Angkatan ke-1 yg diselenggarakan tgl. 16 Pebruari 2014 bersama tim Manajemen JOGLO CACING.
Angkatan Pertama Dari K-Nitrat (Tasiknmalaya), Gresik, Semarang dll